ANEKA TIPS DAPUR

ANEKA TIPS DAPUR

KLIK - Detail 1. Berapa banyak air jeruk yang dihasilkan dari 1 buah jeruk? Dari 1 buah jeruk sedang akan didapat kira-kira 1/4 cup air jeruk.

2. Untuk menghindari keju menjadi keras, sebelum disimpan di lemari es sebaiknya oleskan ujung-ujungnya terlebih dahulu dengan mentega.

3. Agar piring, panci, atau pinggan yang akan dimasukkan dalam oven mudah dicuci dan bersih setelah digunakan, sebaiknya sebelum meletakkan makanan atau adonan yang akan dipanggang bungkuslah terlebih dahulu piring atau pinggan tadi dengan kertas aluminium foil.

4. Untuk mencegah terjadinya goresan pada panci serta wajan anti-lengket, letakkan kain cempal di antara panci/penggorengan tadi saat Anda menumpuknya untuk disimpan di lemari.

KLIK - Detail 5. Agar gula tidak menggumpal atau berubah jadi keras, masukkan kelereng ke dalam wadah penyimpan gula tadi.

6. Pisau pemotong pizza dapat menjadi sebuah alat perlengkapan dapur yang serba guna dan tidak hanya untuk pizza. Gunakan untuk menghilangkan pinggiran roti saat membuat sandwich anak-anak, memotong sandwich menjadi empat bagian dengan sempurna, memotong pancake, dan sebagainya. Roda-roda/gerigi yang tajam di pisau pizza membuat potongan lebih cepat dan mudah dibanding menggunakan pisau biasa.

7. Jika Anda mencoba resep masakan yang baru, ikuti menurut petunjuk resep yang ada. Jika setelah dicicipi mungkin ada rasa yang kurang menurut selera Anda, tambahkan
bumbu. Tapi jangan lupa pula, buat tentang tambahan bumbu tadi di catatan buku resep. Tulis di bagian kanan atau bawah resep. Dengan cara ini Anda akan mendapatkan rasa yang pas jika membuat masakan itu lagi.

8. Kontrol porsi makan anak agar tak berlebihan. Jika memberi makanan untuk anak, perhatikan porsinya. Jangan memberikan porsi yang sama seperti untuk ukuran orang dewasa! Berikan 1/4 atau 1/3 ukuran orang dewasa. Toh, kalau ia masih merasa lapar, anak bisa minta tambah daripada Anda harus membuang makanan yang tak dihabiskannya.

KLIK - Detail 9. Agar selera makan anak semakin besar, coba olah makanannya dengan bentuk unik yang menarik minat sekaligus seleranya. Misalnya, telor dadar dipotong-potong menjadi segitiga, sandwich dijadikan potongan kecil segi empat, buah-buahan disajikan dalam bentuk potongan lingkaran, dan sebagainya. Selain menggugah selera, anak juga sekaligus bisa belajar mengenai aneka bentuk dan penjumlahan.

10. Agar berbagai macam minuman dan punch yang akan disajikan tampak lebih menarik, tambahkan es batu kecil-kecil yang telah diberi hiasan bunga, bumbu dapur, juga buah-buahan. Caranya, cari bunga/buah organik yang bebas dari pestisida. Cuci bersih, sisakan satu helai daun atau tangkainya kemudian taruh satu per satu di dalam wadah pembuat es batu. Setelah membeku, es berhias tersebut diap digunakan. Cemplungkan ke dalam gelas atau mangkuk berisi minuman/punch.

11. Jika membeli sebuah barang dan akan menyimpannya ke dalam lemari, biasanya label masih menempel di barang tersebut. Kalaupun terlepas, masih ada sisa lem yang merekat dengan kuat. Untuk membersihkannya, ambil cuka putih, gosok pada sisa-sisa lem. Tak akan ada lagi sisa lem yang menempel!

KLIK - Detail 12. Agar jagung manis tetap segar, biarkan di tempat terbuka untuk beberapa saat baru kemudian rendam di dalam air dingin selama 1 jam sebelum di simpan di lemari es. Saat akan diolah, masaklah dengan cepat dengan api besar sehingga rasa manis di jagung tak menguap.

13. Tomat segar bisa bertahan lebih lama jika Anda menyimpannya bersama batang dan taruh dengan posisi tangkai di atas.

14. Agar bau ikan tidak menjadi amis dan tetap segar pada waktu dikeluarkan dari freezer, cairkan dengan cara memasukkannya ke dalam air susu.

15. Untuk menghindari keju menjadi keras, sebelum disimpan di lemari es sebaiknya oleskan ujung-ujungnya terlebih dahulu dengan mentega.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

PENGALAMAN PUN MENENTUKAN LIBIDO


PENGALAMAN PUN MENENTUKAN LIBIDO

Banyak hal yang memengaruhi besar kecilnya libido seseorang. Perlu dicari cara yang pas agar libido Anda seimbang dengan pasangan.

Sebetulnya, apa, sih, yang disebut libido? "Libido itu sama dengan gairah," kata seksolog Dr. Nugroho Setiawan, Sp.And. dari Klinik Grasia, Jakarta. Gairah atau libido merupakan siklus seksual pertama. Siklus seksual setelah gairah (libido) adalah ereksi pada pria, dan bangkitan seksual pada wanita.
KLIK - Detail
Menurut Nugroho, bangkitan seksual ditandai antara lain oleh mulai terjadinya perlendiran, atau perpanjangan dan perlunakan vagina. "Ada wanita yang gairahnya tinggi tapi tidak bangkit, atau pada pria, ada gairah tapi tak bisa ereksi. Ini yang disebut disfungsi ereksi." Setelah ereksi atau bangkitan seksual, muncullah orgasme dan diakhiri dengan resolusi.
Sebetulnya, kata Nugroho, tidak ada yang disebut libido besar maupun kecil. "Anggapan ini muncul karena hubungan seksual berjalan tak harmonis. Salah satu pihak tidak bisa menikmati," tambahnya.

Faktor yang memicu munculnya gairah bisa bermacam-macam. "Yang pertama adalah kebugaran dan kesehatan. Jika fisik sehat, gairah pasti muncul. Faktor berikutnya adalah pengalaman seksual (riwayat seks). Pengalaman ini bisa baik atau buruk (traumatis), yang bisa menjadikan libido jadi lebih baik atau lebih jelek," lanjutnya.

Misalnya, "Ketika belum menikah, banyak orang yang menganggap seks itu selalu nikmat. Namun, begitu menikah, kenyataannya bisa jadi tak seperti yang dibayangkan. Misalnya, habis senggama, kok, sakit. Ini malah bisa memicu trauma," jelas Nugroho. Tapi bisa juga sebaliknya. "Kalau ternyata nikmat, ya, libidonya bisa meningkat."

Faktor lain yang juga bisa membantu memacu libido adalah imajinasi seksual dan variasi hubungan seksual. "Agar muncul gairah, harus ada obyek atau imajinasi. Tanpa ada imajinasi, reaksi seksual enggak bakal muncul. Kalau imajinasi seksual bagus dan ada obyek menarik, reaksi seksual pun akan muncul."

PERLU VARIASI
Agar libido setiap pasangan terjaga, sesekali perlu juga diberi variasi dalam bercinta. Tanpa variasi, lama-lama pasti akan jenuh juga. "Ingat, seks suami-istri itu adalah seks bersih. Jadi, mau model apa saja, boleh, kok, yang penting saling percaya," kata Nugroho. Variasi hubungan seksual juga dipengaruhi oleh pengetahuan seksual yang baik. "Kalau pengetahuan seksualnya tidak baik, gaya bercintanya pun itu-itu saja. Lama-lama bosan, akhirnya gairah pun lenyap."

Yang harus diperhatikan adalah faktor organik, misalnya adanya penyakit, yang bisa membuat libido tak muncul. Penyakit yang bisa mengganggu fungsi seksual, misalnya penyakit karena kelainan pembuluh darah, persarafan, maupun hormonal. "Penyakit karena kelainan pembuluh darah bisa karena tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit hati, ginjal, jantung," kata Nugroho. Namun, lanjutnya, orang yang menderita penyakit pun, seandainya dikelola dengan baik, tidak harus menyebabkan gangguan fungsi seks. "Yang penting bisa teregulasi dengan baik."

YANG PENTING ENJOY
Seringkali orang bertanya, berapa kali, sih, sebetulnya kemampuan 'normal' orang bersenggama? "Enggak ada batasnya. Kalau dua-duanya bisa menikmati, sehari sepuluh kali pun, enggak ada masalah," ujar Nugroho tegas. Yang bermasalah adalah jika salah satu pasangan maunya lebih, sementara satunya tidak mau. "Ini berarti hubungan seksualnya tidak harmonis.

Yang harmonis adalah jika kedua belah pihak bisa saling menikmati. Kalau sama-sama nikmat, kan, pasti ingin mengulang," kata Nugroho menerangkan.

Jadi, sepanjang kedua belah pihak bisa menikmati, tak ada masalah mau berapa kali berhubungan seks. "Yang penting pasangan enjoy-enjoy saja. Kalau salah satu menghendaki, sementara pasangannya tidak, berarti ada masalah. Harus diperiksa."
Sebetulnya, jelas Nugroho, sema kin tua, seks pun seharusnya makin nikmat. "Contohnya, mitos bahwa setelah menopause wanita tak punya gairah lagi. Ini jelas tak benar. Karena yang terjadi, wanita malah benar-benar melakukan seks hanya untuk rekreasi, tidak berpikir yang lain-lain," tutur Nugroho.

Dimensi seks sendiri ada empat, antara lain seks prokreasi (niat punya anak), seks dimensi rekreasi, relasi, dan institusi (untuk memperkuat perkawinan). "Masalahnya, banyak pasangan suami-istri yang kurang pengetahuan seksualnya, sehingga kepuasan dan kenikmatan hanya dinikmati oleh salah satu pihak. Ini yang terkadang memicu masalah. Sang pria bisa orgasme, tapi cuek. Sementara istrinya tidak bisa orgasme karena tidak mengetahui seksualitas yang benar. Misalnya bagaimana foreplay, berapa lama, dan sebagainya."
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

7 CARA MENGENDALIKAN SUAMI PEMBOROS

7 CARA MENGENDALIKAN SUAMI PEMBOROS

Percaya atau tidak, tak ada yang dapat mengendalikan masalah uang selain cinta. Anda dapat mengubah sifat pasangan yang pemboros tanpa harus bercerai. Bila Anda prihatin dengan sifat pasangan yang pemboros, tidak perlu lagi mendengar hal-hal klise mengenai bagaimana masalah keuangan dapat melahirkan kesedihan, stres, bahkan perpisahan. Yang mungkin tidak Anda ketahui adalah bahwa ada banyak cara praktis untuk menemukan keharmonisan masalah uang dengan pasangan tersayang. Bagaimana caranya?

1. SELESAIKAN UTANG-PIUTANG
Mungkin Anda pernah mendengar, dengan kekayaan yang tidak setara, Anda berdua tidak mungkin dapat bersatu. Untungnya hal ini tidak betul. Bunga kartu kredit Anda lepas kendali? Segera cari bunga yang lebih rendah. Ada orang-orang yang memiliki sifat dan kebiasaan yang sama dalam masalah uang. Pada hampir semua hubungan suami-istri, selalu ada masalah keuangan yang harus dihadapi. Pasangan yang sukses merupakan pasangan yang mengerti dan berhasil mengatasi masalah keuangan secara bersama-sama.

Seorang suami, sebut saja Didi, mengungkapkan, ia dan tunangannya sama-sama boros sampai suatu hari mereka kehilangan pekerjaan. Didi yang terlebih dahulu mengubah kebiasaan borosnya lalu bersama-sama dengan pasangannya, mereka berdua dapat mengatasi masalah utang-piutang yang harus dibayar dari jumlah yang besar menjadi nol.
Intinya, jangan pernah menunda masalah utang-piutang. Utang yang dibiarkan justru akan semakin besar dan melilit Anda. Dan yang lebih penting lagi, buang jauh-jauh kebiasaan berutang.

2. SESUAIKAN SIKAP
Bila Anda termasuk tipe penghemat, Anda mungkin berhak untuk mendapatkan penghargaan dalam menangani masalah keuangan. Tetapi bila termasuk tipe pemboros dan tipe orang yang selalu merasa paling benar dalam hubungan Anda dan pasangan, berarti Anda sudah kalah sebelum memulainya.

Ninis, misalnya, mengaku nyaris ribut besar dengan suaminya saat mengetahui pasangannya tipe orang yang selalu membayar kartu kredit dengan bayaran minimum. Belum lagi tagihan lain yang belum dilunasinya. Padahal, sang suami berpendidikan tinggi. Bagaimana seorang yang pintar dapat begitu bodoh dalam mengatur keuangan?

Pasangan yang pemboros pasti sudah siap membela diri. Dia mungkin sama tidak mengertinya dengan Anda, bagaimana cara uang bekerja dan ketidaktahuan tersebut dapat membuat dia merasa terancam. Uang dapat berarti kekuasaan dan kebebasan. Nah, rencana Anda untuk mengurangi kekuasaan serta kebebasan itulah yang membuat pasangan merasa dijebak. Sebenarnya, orang-orang yang tidak memiliki sikap yang sama dalam mengatur keuangan, cenderung tidak cocok bila mereka menjadi sebuah pasangan. Biasanya orang yang hemat menjadi lebih cermat dan cenderung membuat pasangannya yang pemboros menjadi panik dan menjadi lebih boros lagi. Alhasil, si hemat terpaksa menghemat lagi demi lebih menekan pengeluaran.

Namun semangat ini dapat diubah walaupun bila Anda berdua mulai menjadi pemboros. Bila salah satu lebih prihatin dengan masalah keuangan dan berusaha menekan pengeluaran, yang lainnya berontak dengan bersikap lebih boros lagi. Yang jelas, mengubah aturan memerlukan kompromi. Ini hal yang sangat penting bagi setiap hubungan. Pemboros memerlukan rem tetapi penghemat mungkin perlu mengurangi keketatannya dalam pengeluaran.

3. JAGA UCAPAN
Tanyakan pada si pemboros, apa tanggapannya terhadap kata-kata "anggaran belanja", "rencana pengeluaran" dan "hemat". Dia pasti akan mengatakan, kata-kata tersebut sesungguhnya berarti "berkorban", "kerugian/perampasan", dan "kematian".

Yang perlu Anda lakukan adalah membuat anggaran belanja dan tujuan yang nyata. Untuk memastikan Anda mengeluarkan uang hanya untuk hal-hal yang diinginkan dan menghindari diri membeli barang-barang yang tidak penting dan diperlukan, diskusikan bersama apa yang Anda berdua inginkan dalam hidup ini. Namun sedapat mungkin hindari kata-kata yang membosankan seperti "pensiun", "rumah baru", "uang liburan". Bicarakan bagaimana Anda ingin merasakan uang Anda dalam 5, 10, dan 30 tahun mendatang. Pemboros yang bebas melakukan apa saja dengan kartu kreditnya mungkin akan memberikan respons yang santai. Tetapi dia harus menyadari, dia juga memerlukan hal-hal konkret seperti tujuan yang akan dicapai dalam waktu dekat dan jangka panjang.

Pastikan daftar tujuan Anda berdua merupakan daftar gabungan dari Anda berdua dan merupakan daftar yang masuk akal. Baca buku-buku yang memberikan inspirasi. Buku yang baik dapat mempengaruhi Anda untuk melakukan hal yang sama.

4. MEMPERLIHATKAN PENGELUARAN
Pemboros cenderung mengikuti motto "hidup untuk hari ini". Itulah sebabnya, berapa pun uang yang mereka keluarkan untuk secangkir kopi atau makan siang, bukan merupakan hal besar. "Suami saya tidak menyadari, bagaimana pengeluaran untuk makan siang, sepatu, baju, dan lainnya. Uang dia terbuang dengan cepat," cerita seorang wanita. "Kan, hanya
Rp 20.000 bukan Rp 80.000," kata pasangannya membela diri.

Lalu bagaimana menyikapinya? Mungkin Anda dapat memperlihatkan pasangan dengan gambaran yang lebih besar. Misalnya, dengan mengatakan, Rp 20.000 dikalikan dengan 300 hari, hasilnya menjadi Rp 6.000.000 per tahun. Nah, melihat angka sebesar itu, mungkin pasangan akan tersadar dan mengubah sikap borosnya.

Di papan untuk menuliskan pesan, Anda dapat menempelkan tulisan dengan judul "Uang Papa" yang dapat membuat pasangan sadar, dengan mentraktir teman-temannya berarti
dia telah mengeluarkan uang begitu banyak. Uang yang sebetulnya dapat digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting bagi keluarganya. Dengan demikian pasangan akan mengurangi pengeluarannya untuk mentraktir teman-temannya. Sebaliknya, Anda dapat menawarkan pasangan untuk mengajak teman-temannya makan bersama di rumah yang biayanya jauh lebih murah daripada makan di restoran.

Bila Anda memiliki program komputer untuk keuangan pribadi, Anda dapat mencetaknya untuk melihat pengeluaran tahunan dari segala sisi. Hal ini dapat membantu Anda berdua untuk menentukan pos/bagian mana yang harus dikurangi.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Jari Manis Peneropong Segalanya

Bagi wanita yang memiliki jari manis lebih panjang ada baiknya mulai berhati-hati, pasalnya penelitian terbaru menyebutkan wanita dengan ukuran jari manis lebih panjang dari jari telunjuknya rentan mengalami gangguan radang sendi (arthritis).

Pada umumnya jari telunjuk dan jari manis pada wanita memiliki panjang yang sama, sementara pada pria jari manis cenderung lebih panjang dari jari telunjuknya.

Ilmuwan mendapati wanita yang memiliki jari manis lebih panjang beresiko ganda mengidap osteoarthritis (penyakit degeneratif pada persendian), dibanding mereka yang memiliki jari berukuran standar.

"Wanita yang memiliki jari manis dengan pola pria atau jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk beresiko menderita osteoathritis pada lutut. Mekanisme dasarnya belum jelas dan masih dibutuhkan penelitian lebih jauh tentang hal ini," jelas Professor Michael Doherty, ketua penelitian, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Jumat (04/01/08).

Untuk riset ini, para peneliti dari Universitas Nottingham menganalisa jemari tangan 2 ribu penderita radang sendi dan seribu orang tanpa gangguan arthritis di usia ke-60.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Arthritis & Rheumatism ini menggunakan bantuan sinar X pada kedua tangan responden dan mengukur panjangnya jari menggunakan tiga metode yang meliputi perbandingan jarak pangkal di antara dua jari, mengukur rasio dari pangkal sampai ujung jari, dan mengukur rasio panjang tulang jari manis dan telunjuk.

Faktor-faktor lain juga dilibatkan dalam riset ini, seperti kurangnya berolah raga atau kemungkinan cedera yang pernah dialami responden.

Dan hasilnya mayoritas penderita arthritis dijumpai pada wanita yang memiliki jari manis lebih panjang.

Panjang Jari dan Homoseksualitas

Studi perbandingan dua jari (jari manis dan jari telunjuk) dan radang sendi ini baru pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya penelitian tentang perbedaan panjang jari telunjuk dan jari manis terhadap tingkat kecerdasan pernah dilakukan pada awal 2007 lalu.

Meski belum bisa menemukan penyebab pastinya, namun ilmuwan yakin faktor genetik juga turut berperan. Sementara yang lainnya mengkaitkan hubungan hormon testosteron dalam kandungan.

Teori ini didasarkan pada kenyataan tingkat testosteron dan estrogen yang berbeda-beda pada setiap ibu hamil, dan tentu saja juga berbeda pada tingkat pertumbuhan otak dan pertumbuhan jari bayi yang dikandung.

Sebelumnya ilmuwan dari University of Liverpool menyatakan hubungan panjang jari-jari manusia dengan kepribadian manusia. Mereka menemukan tendensi depresi dan homoseksual pada pria yang memiliki jari telunjuk lebih pendek dari jari manis, dan hal yang sama juga berlaku juga pada perempuan yang memiliki jari manis lebih panjang.

Sementara itu, sebuah studi di Kanada pada 2005 lalu menemukan jari telunjuk yang lebih pendek menunjukkan tingkat agresif pada anak-anak.
Dan tahun lalu, para psikolog dari Bath University mengukur tingkat kecerdasan anak-anak dilihat dari panjang jari mereka. Mereka yang memiliki jari manis lebih panjang dari jari telunjuk cenderung memiliki kemampuan berhitung lebih tinggi dibanding kemampuan verbal dan bahasa. Sebaliknya, anak yang jari telunjuknya lebih panjang memiliki kemampuan verbal dan membaca yang lebih baik.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati